Perbedaan Spark dan Wormhole: Spark diperdagangkan di Rp315,45 (kapitalisasi pasar Rp937,54M, volume 24 jam Rp228,23M), sedangkan Wormhole diperdagangkan di Rp175,04 (kapitalisasi pasar Rp1,07T, volume 24 jam Rp1,71T). Perbedaan utamanya: Spark dan Wormhole berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Spark 3B / 10B SPK (30%) dibanding 6,2B / 10B W (62%) milik Wormhole. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Spark selama 11 Hari dan Wormhole selama 53 Hari.
| SPK | W | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp937,54M | Rp1,07T |
Volume (24h) | Rp228,23M | Rp1,71T |
Suplai yang Beredar | 3B / 10B SPK (30%) | 6,2B / 10B W (62%) |
Typical Hold Time | 11 Hari | 53 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Spark adalah alokator modal on-chain dengan $3,86 miliar yang dikerahkan di DeFi, CeFi, dan aset dunia nyata (RWA). Spark meningkatkan efisiensi modal secara skala besar dengan menyeimbangkan alokasi secara otomatis sesuai kondisi pasar, sambil menjaga profil risiko konservatif. Proyek ini mengatasi inefisiensi DeFi seperti likuiditas terfragmentasi, imbal hasil tidak stabil, dan stablecoin yang menganggur, serta menyediakan likuiditas dalam, konsisten, dan pendapatan bebas biaya melalui produk seperti sUSDS dan sUSDC.
Selengkapnya di halaman SPK →Wormhole adalah platform interoperabilitas terkemuka yang memungkinkan aplikasi multichain dan bridge skala besar. Wormhole memberikan akses kepada developer untuk likuiditas dan pengguna di lebih dari 30 jaringan blockchain terkemuka, memungkinkan use case yang meliputi DeFi, NFT, tata kelola, dan masih banyak lagi.
Selengkapnya di halaman W →