Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Spell Token (SPELL) vs Subsquid (SQD)

Spell TokenTrading
SubsquidTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Spell Token dan Subsquid: Spell Token diperdagangkan di Rp1,59 (kapitalisasi pasar Rp310,64M, volume 24 jam Rp56,63M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp544,49 (kapitalisasi pasar Rp548,56M, volume 24 jam Rp68,74M). Perbedaan utamanya: Subsquid lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Subsquid dibatasi (1B / 1,3B SQD (76%)), sedangkan Spell Token terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Spell Token selama 43 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.

SPELLSQD
Kap. Pasar
Rp310,64MRp548,56M
Volume (24h)
Rp56,63MRp68,74M
Suplai yang Beredar
195,2B SPELL1B / 1,3B SQD (76%)
Typical Hold Time
43 Hari8 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

SPELL
30% Beli70% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 43 Hari
SQD
98% Beli2% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 8 Hari

Tentang Spell Token

Spell Token adalah token reward yang diasosiasikan dengan abracadabra.money, sebuah platform pendanaan yang menggunakan interest-bearing tokens (ibTKNs) sebagai kolateral untuk meminjam stablecoin USD yaitu Magic Internet Money (MIM). Token SPELL bisa di-farming dengan menyediakan likuiditas pada salah satu dari beragam pool. SPELL juga bisa digunakan untuk staking dan token tersebut bisa memperoleh bagian dari biaya platform (bunga, biaya pinjaman, dan 10% dari biaya likuidasi untuk pasar tertentu), yang digabungkan secara otomatis.

Selengkapnya di halaman SPELL

Tentang Subsquid

Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.

Selengkapnya di halaman SQD