Perbedaan SONIC SVM dan Walrus: SONIC SVM diperdagangkan di Rp313,6 (kapitalisasi pasar Rp234,15M, volume 24 jam Rp13,13M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp377,79 (kapitalisasi pasar Rp956,7M, volume 24 jam Rp110,59M). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 4,1× kapitalisasi pasar SONIC SVM, dan suplai Walrus dibatasi (2,5B / 5B WAL (51%)), sedangkan SONIC SVM terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SONIC SVM selama 20 Hari dan Walrus selama 24 Hari.
| SONIC | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp234,15M | Rp956,7M |
Volume (24h) | Rp13,13M | Rp110,59M |
Suplai yang Beredar | 740,4M SONIC | 2,5B / 5B WAL (51%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Sonic adalah ekstensi jaringan berbasis SVM pertama di Solana, yang dirancang untuk gim dan aplikasi. Jaringan ini mendukung lapisan aplikasi sosial Web3 yang ditujukan untuk menghadirkan miliaran pengguna baru. Sonic dibangun dengan HyperGrid, kerangka kerja untuk mengelola rollup optimistis di Solana.
Selengkapnya di halaman SONIC →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →