Perbedaan SONIC SVM dan Turtle: SONIC SVM diperdagangkan di Rp314,74 (kapitalisasi pasar Rp232,83M, volume 24 jam Rp12,73M), sedangkan Turtle diperdagangkan di Rp773,45 (kapitalisasi pasar Rp119,39M, volume 24 jam Rp18,42M). Perbedaan utamanya: SONIC SVM lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Turtle dibatasi (154,7M / 1B TURTLE (16%)), sedangkan SONIC SVM terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SONIC SVM selama 20 Hari dan Turtle selama 12 Hari.
| SONIC | TURTLE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp232,83M | Rp119,39M |
Volume (24h) | Rp12,73M | Rp18,42M |
Suplai yang Beredar | 740,4M SONIC | 154,7M / 1B TURTLE (16%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 12 Hari |
Sonic adalah ekstensi jaringan berbasis SVM pertama di Solana, yang dirancang untuk gim dan aplikasi. Jaringan ini mendukung lapisan aplikasi sosial Web3 yang ditujukan untuk menghadirkan miliaran pengguna baru. Sonic dibangun dengan HyperGrid, kerangka kerja untuk mengelola rollup optimistis di Solana.
Selengkapnya di halaman SONIC →Turtle menyelaraskan insentif antara protokol dan penyedia likuiditas untuk menghadirkan peluang yield unik. Sistem non-kustodial ini terintegrasi dengan API dan smart contract teraudit untuk melacak aliran likuiditas serta menyalurkan reward secara transparan. Turtle juga menyediakan layanan konsultasi bagi protokol yang membutuhkan insentif likuiditas yang efisien.
Selengkapnya di halaman TURTLE →