Perbedaan SONIC SVM dan Slash Vision Labs: SONIC SVM diperdagangkan di Rp418,98 (kapitalisasi pasar Rp304,2M, volume 24 jam Rp16,21M), sedangkan Slash Vision Labs diperdagangkan di Rp193 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp3M). Perbedaan utamanya: suplai beredar SONIC SVM 725,9M SONIC dibanding -- milik Slash Vision Labs, dan SONIC SVM lebih aktif diperdagangkan (Rp16,21M vs Rp3M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SONIC SVM selama 18 Hari dan Slash Vision Labs selama 10 Hari.
| SONIC | SVL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp304,2M | -- |
Volume (24h) | Rp16,21M | Rp3M |
Suplai yang Beredar | 725,9M SONIC | -- |
Typical Hold Time | 18 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Sonic adalah ekstensi jaringan berbasis SVM pertama di Solana, yang dirancang untuk gim dan aplikasi. Jaringan ini mendukung lapisan aplikasi sosial Web3 yang ditujukan untuk menghadirkan miliaran pengguna baru. Sonic dibangun dengan HyperGrid, kerangka kerja untuk mengelola rollup optimistis di Solana.
Selengkapnya di halaman SONIC →Slash Vision Labs adalah platform pembayaran cryptocurrency yang dirancang untuk mempermudah penggunaan aset digital dalam transaksi sehari-hari. Sebagai pencipta kartu kredit berbasis crypto pertama yang sesuai regulasi di Jepang, Slash Vision Labs menjembatani keuangan tradisional dengan mata uang digital. Slash Card, bersama dengan token SVL, menjadi pintu masuk bagi pengguna baru di Jepang yang ingin menjelajahi dunia crypto. Dengan menghadirkan solusi pembayaran yang aman dan self-custodial, Slash Vision Labs memudahkan integrasi cryptocurrency ke dalam kehidupan sehari-hari.
Selengkapnya di halaman SVL →