Perbedaan Somnia dan Walrus: Somnia diperdagangkan di Rp1.872 (kapitalisasi pasar Rp455M, volume 24 jam Rp101,72M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp562,15 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp64,01M). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Somnia, dan suplai beredar Somnia 243,2M / 1B SOMI (25%) dibanding 2,5B / 5B WAL (50%) milik Walrus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Somnia selama 31 Hari dan Walrus selama 22 Hari.
| SOMI | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp455M | Rp1,38T |
Volume (24h) | Rp101,72M | Rp64,01M |
Suplai yang Beredar | 243,2M / 1B SOMI (25%) | 2,5B / 5B WAL (50%) |
Typical Hold Time | 31 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Somnia adalah blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, dirancang untuk aplikasi real-time berskala besar di bidang gaming, sosial, metaverse, dan DeFi. Arsitektur MultiStream miliknya mampu memproses lebih dari satu juta transaksi per detik dengan finalitas sub-detik, menghadirkan skalabilitas tanpa hambatan sekaligus menjaga desentralisasi. Dengan eksekusi EVM terkompilasi, IceDB untuk latensi ultra-rendah, dan kompresi canggih, Somnia memastikan interaksi berkecepatan tinggi dan berbiaya rendah untuk aplikasi konsumen generasi berikutnya.
Selengkapnya di halaman SOMI →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →