Perbedaan Solv Protocol dan Walrus: Solv Protocol diperdagangkan di Rp48,22 (kapitalisasi pasar Rp203,93M, volume 24 jam Rp64,35M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp560,96 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp65,14M). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 6,8× kapitalisasi pasar Solv Protocol, dan suplai beredar Solv Protocol 4,3B / 9,7B SOLV (45%) dibanding 2,5B / 5B WAL (50%) milik Walrus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solv Protocol selama 12 Hari dan Walrus selama 22 Hari.
| SOLV | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp203,93M | Rp1,38T |
Volume (24h) | Rp64,35M | Rp65,14M |
Suplai yang Beredar | 4,3B / 9,7B SOLV (45%) | 2,5B / 5B WAL (50%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Solv Protocol adalah platform staking Bitcoin terkemuka yang memanfaatkan SolvBTC untuk mengoptimalkan potensi lebih dari $1 triliun aset Bitcoin. Dengan mengandalkan Staking Abstraction Layer (SAL), Solv menghadirkan pengalaman staking Bitcoin yang mulus, aman, dan transparan—untuk mendorong adopsi BTCFi secara massal.
Selengkapnya di halaman SOLV →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →