Perbedaan Sky dan Ondo US Dollar Yield: Sky diperdagangkan di Rp943,88 (kapitalisasi pasar Rp22,1T, volume 24 jam Rp158,57M), sedangkan Ondo US Dollar Yield diperdagangkan di Rp20.404 (kapitalisasi pasar Rp38,28T, volume 24 jam Rp4,93M). Perbedaan utamanya: Ondo US Dollar Yield lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Sky dibatasi (23,4B / 23,5B SKY (100%)), sedangkan Ondo US Dollar Yield terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Sky selama 15 Hari dan Ondo US Dollar Yield selama 20 Hari.
| SKY | USDY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp22,1T | Rp38,28T |
Volume (24h) | Rp158,57M | Rp4,93M |
Suplai yang Beredar | 23,4B / 23,5B SKY (100%) | 1,9B USDY |
Typical Hold Time | 15 Hari | 20 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token SKY saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp942,97 dan market cap Rp22,06T. Sinyal teknis menunjukkan tekanan jual dominan (18 sell vs 2 buy) dengan moving averages bearish penuh. RSI di level oversold (RSI_12=20.62) menandakan potensi rebound, namun ADX tinggi mengindikasikan tren bearish kuat. Token telah mencapai sirkulasi penuh 100% dengan hold time rata-rata 15 hari.
Outlook keseluruhan tetap bearish dalam jangka pendek dengan support kunci di Rp906. Peluang rebound dari level oversold perlu diwaspadai dengan risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual berkelanjutan. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar support-resistance level kunci.
USDY (Ondo US Dollar Yield) saat ini diperdagangkan di Rp20.411 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Token ini memiliki market cap Rp38,28T dengan supply terbatas 1,9 juta. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat. Harga berada dekat level support S3 (Rp20.159) dengan tekanan jual yang kuat.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada rebound dari support, namun investor perlu waspada terhadap likuiditas rendah dan tekanan jual berkelanjutan. Risiko utama termasuk volatilitas crypto dan kurangnya perkembangan fundamental yang mendorong harga.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Sky (SKY) adalah token tata kelola dari Sky Protocol dan versi baru dari MakerDAO, yang dirancang untuk membuat DeFi lebih mudah diakses, skalabel, dan memberi lebih banyak imbalan lewat arsitektur modular dan alat non-kustodial.
Selengkapnya di halaman SKY →Ondo USDY adalah protokol pinjaman terdesentralisasi yang mendukung aset dengan batasan transfer. Desainnya yang fleksibel memungkinkan akses ke lebih banyak instrumen keuangan. USDY menjadi jembatan untuk menghadirkan aset dunia nyata ke blockchain.
Selengkapnya di halaman USDY →