Perbedaan Sky dan Slash Vision Labs: Sky diperdagangkan di Rp1.124 (kapitalisasi pasar Rp26,17T, volume 24 jam Rp329,83M), sedangkan Slash Vision Labs diperdagangkan di Rp194,81 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp3,35M). Perbedaan utamanya: suplai Sky dibatasi (23,3B / 23,5B SKY (100%)), sedangkan Slash Vision Labs terus bertambah, dan Sky lebih aktif diperdagangkan (Rp329,83M vs Rp3,35M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Sky selama 14 Hari dan Slash Vision Labs selama 10 Hari.
| SKY | SVL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp26,17T | -- |
Volume (24h) | Rp329,83M | Rp3,35M |
Suplai yang Beredar | 23,3B / 23,5B SKY (100%) | -- |
Typical Hold Time | 14 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Sky (SKY) adalah token tata kelola dari Sky Protocol dan versi baru dari MakerDAO, yang dirancang untuk membuat DeFi lebih mudah diakses, skalabel, dan memberi lebih banyak imbalan lewat arsitektur modular dan alat non-kustodial.
Selengkapnya di halaman SKY →Slash Vision Labs adalah platform pembayaran cryptocurrency yang dirancang untuk mempermudah penggunaan aset digital dalam transaksi sehari-hari. Sebagai pencipta kartu kredit berbasis crypto pertama yang sesuai regulasi di Jepang, Slash Vision Labs menjembatani keuangan tradisional dengan mata uang digital. Slash Card, bersama dengan token SVL, menjadi pintu masuk bagi pengguna baru di Jepang yang ingin menjelajahi dunia crypto. Dengan menghadirkan solusi pembayaran yang aman dan self-custodial, Slash Vision Labs memudahkan integrasi cryptocurrency ke dalam kehidupan sehari-hari.
Selengkapnya di halaman SVL →