Perbedaan Sky dan Starknet: Sky diperdagangkan di Rp1.123 (kapitalisasi pasar Rp26,28T, volume 24 jam Rp335,56M), sedangkan Starknet diperdagangkan di Rp524,34 (kapitalisasi pasar Rp3,44T, volume 24 jam Rp435,53M). Perbedaan utamanya: Sky jauh lebih besar — sekitar 7,6× kapitalisasi pasar Starknet, dan suplai Sky dibatasi (23,3B / 23,5B SKY (100%)), sedangkan Starknet terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Sky selama 14 Hari dan Starknet selama 73 Hari.
| SKY | STRK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp26,28T | Rp3,44T |
Volume (24h) | Rp335,56M | Rp435,53M |
Suplai yang Beredar | 23,3B / 23,5B SKY (100%) | 6,6B STRK |
Typical Hold Time | 14 Hari | 73 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Sky (SKY) adalah token tata kelola dari Sky Protocol dan versi baru dari MakerDAO, yang dirancang untuk membuat DeFi lebih mudah diakses, skalabel, dan memberi lebih banyak imbalan lewat arsitektur modular dan alat non-kustodial.
Selengkapnya di halaman SKY →StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →