Perbedaan Sky dan StakeStone: Sky diperdagangkan di Rp952,85 (kapitalisasi pasar Rp22,26T, volume 24 jam Rp178,49M), sedangkan StakeStone diperdagangkan di Rp681,12 (kapitalisasi pasar Rp153,39M, volume 24 jam Rp53,54M). Perbedaan utamanya: Sky jauh lebih besar — sekitar 145,1× kapitalisasi pasar StakeStone, dan suplai beredar Sky 23,4B / 23,5B SKY (100%) dibanding 225,3M / 1B STO (23%) milik StakeStone. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Sky selama 15 Hari dan StakeStone selama 11 Hari.
| SKY | STO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp22,26T | Rp153,39M |
Volume (24h) | Rp178,49M | Rp53,54M |
Suplai yang Beredar | 23,4B / 23,5B SKY (100%) | 225,3M / 1B STO (23%) |
Typical Hold Time | 15 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Sky (SKY) adalah token tata kelola dari Sky Protocol dan versi baru dari MakerDAO, yang dirancang untuk membuat DeFi lebih mudah diakses, skalabel, dan memberi lebih banyak imbalan lewat arsitektur modular dan alat non-kustodial.
Selengkapnya di halaman SKY →StakeStone adalah protokol infrastruktur likuiditas terdesentralisasi yang dirancang untuk mengoptimalkan imbal hasil dan distribusi likuiditas di berbagai jaringan blockchain. Melalui solusi seperti LiquidityPad dan aset ETH/BTC yang menghasilkan imbal hasil, StakeStone memberdayakan penyedia likuiditas dengan peluang penghasilan yang efisien sekaligus memenuhi kebutuhan likuiditas khusus dari berbagai ekosistem dan protokol.
Selengkapnya di halaman STO →