Perbedaan SKALE dan Tezos: SKALE diperdagangkan di Rp60,71 (kapitalisasi pasar Rp376,62M, volume 24 jam Rp63,45M), sedangkan Tezos diperdagangkan di Rp3.509 (kapitalisasi pasar Rp3,84T, volume 24 jam Rp76,15M). Perbedaan utamanya: Tezos jauh lebih besar — sekitar 10,2× kapitalisasi pasar SKALE, dan suplai SKALE dibatasi (6,2B / 7B SKL (89%)), sedangkan Tezos terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SKALE selama 19 Hari dan Tezos selama 98 Hari.
| SKL | XTZ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp376,62M | Rp3,84T |
Volume (24h) | Rp63,45M | Rp76,15M |
Suplai yang Beredar | 6,2B / 7B SKL (89%) | 1,1B XTZ |
Typical Hold Time | 19 Hari | 98 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
SKALE adalah jaringan blockchain yang dibangun untuk mendukung aplikasi terdesentralisasi (dApps) tanpa biaya gas, dengan kecepatan tinggi dan skalabilitas tak terbatas. Jaringan ini terdiri dari blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, disebut juga SKALE Chains, yang dapat didedikasikan untuk satu dApp atau dibagikan di antara beberapa dApps. Rantai modular ini menyediakan keamanan terpadu, penskalaan dinamis, dan alokasi sumber daya yang fleksibel, sehingga penerapan dApp menjadi lebih efisien dan mudah digunakan.
Selengkapnya di halaman SKL →Tezos adalah jaringan blockchain yang didasarkan pada kontrak pintar, dengan cara yang tidak terlalu berbeda dengan Ethereum. Perbedaan besarnya adalah Tezos bertujuan untuk menawarkan infrastruktur yang lebih maju — artinya dapat berkembang dan meningkat seiring waktu tanpa pernah ada bahaya hard fork. Platform open-source ini juga menyebut dirinya sebagai “aman, dapat diupgrade, dan dibuat untuk bertahan lama” — dan mengatakan bahwa bahasa kontrak cerdasnya memberikan akurasi yang diperlukan untuk kasus penggunaan bernilai tinggi.
Selengkapnya di halaman XTZ →