Perbedaan SKALE dan SUPRA: SKALE diperdagangkan di Rp60,62 (kapitalisasi pasar Rp375,39M, volume 24 jam Rp64,7M), sedangkan SUPRA diperdagangkan di Rp3,01 (kapitalisasi pasar Rp97,86M, volume 24 jam Rp5,28M). Perbedaan utamanya: SKALE jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar SUPRA, dan suplai beredar SKALE 6,2B / 7B SKL (89%) dibanding 32,7B / 100B SUPRA (33%) milik SUPRA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SKALE selama 19 Hari dan SUPRA selama 17 Hari.
| SKL | SUPRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp375,39M | Rp97,86M |
Volume (24h) | Rp64,7M | Rp5,28M |
Suplai yang Beredar | 6,2B / 7B SKL (89%) | 32,7B / 100B SUPRA (33%) |
Typical Hold Time | 19 Hari | 17 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
SKALE adalah jaringan blockchain yang dibangun untuk mendukung aplikasi terdesentralisasi (dApps) tanpa biaya gas, dengan kecepatan tinggi dan skalabilitas tak terbatas. Jaringan ini terdiri dari blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, disebut juga SKALE Chains, yang dapat didedikasikan untuk satu dApp atau dibagikan di antara beberapa dApps. Rantai modular ini menyediakan keamanan terpadu, penskalaan dinamis, dan alokasi sumber daya yang fleksibel, sehingga penerapan dApp menjadi lebih efisien dan mudah digunakan.
Selengkapnya di halaman SKL →Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →