Perbedaan SKALE dan Subsquid: SKALE diperdagangkan di Rp60,73 (kapitalisasi pasar Rp376,45M, volume 24 jam Rp63,68M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp800,71 (kapitalisasi pasar Rp897,94M, volume 24 jam Rp75,62M). Perbedaan utamanya: Subsquid jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar SKALE, dan suplai beredar SKALE 6,2B / 7B SKL (89%) dibanding 1,1B / 1,3B SQD (84%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SKALE selama 19 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| SKL | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp376,45M | Rp897,94M |
Volume (24h) | Rp63,68M | Rp75,62M |
Suplai yang Beredar | 6,2B / 7B SKL (89%) | 1,1B / 1,3B SQD (84%) |
Typical Hold Time | 19 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
SKALE adalah jaringan blockchain yang dibangun untuk mendukung aplikasi terdesentralisasi (dApps) tanpa biaya gas, dengan kecepatan tinggi dan skalabilitas tak terbatas. Jaringan ini terdiri dari blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, disebut juga SKALE Chains, yang dapat didedikasikan untuk satu dApp atau dibagikan di antara beberapa dApps. Rantai modular ini menyediakan keamanan terpadu, penskalaan dinamis, dan alokasi sumber daya yang fleksibel, sehingga penerapan dApp menjadi lebih efisien dan mudah digunakan.
Selengkapnya di halaman SKL →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →