Perbedaan SKALE dan Spark: SKALE diperdagangkan di Rp60,71 (kapitalisasi pasar Rp375,36M, volume 24 jam Rp64,48M), sedangkan Spark diperdagangkan di Rp250,9 (kapitalisasi pasar Rp767,04M, volume 24 jam Rp82,5M). Perbedaan utamanya: Spark jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar SKALE, dan suplai beredar SKALE 6,2B / 7B SKL (89%) dibanding 3,1B / 10B SPK (31%) milik Spark. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SKALE selama 19 Hari dan Spark selama 13 Hari.
| SKL | SPK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp375,36M | Rp767,04M |
Volume (24h) | Rp64,48M | Rp82,5M |
Suplai yang Beredar | 6,2B / 7B SKL (89%) | 3,1B / 10B SPK (31%) |
Typical Hold Time | 19 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
SKALE adalah jaringan blockchain yang dibangun untuk mendukung aplikasi terdesentralisasi (dApps) tanpa biaya gas, dengan kecepatan tinggi dan skalabilitas tak terbatas. Jaringan ini terdiri dari blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, disebut juga SKALE Chains, yang dapat didedikasikan untuk satu dApp atau dibagikan di antara beberapa dApps. Rantai modular ini menyediakan keamanan terpadu, penskalaan dinamis, dan alokasi sumber daya yang fleksibel, sehingga penerapan dApp menjadi lebih efisien dan mudah digunakan.
Selengkapnya di halaman SKL →Spark adalah alokator modal on-chain dengan $3,86 miliar yang dikerahkan di DeFi, CeFi, dan aset dunia nyata (RWA). Spark meningkatkan efisiensi modal secara skala besar dengan menyeimbangkan alokasi secara otomatis sesuai kondisi pasar, sambil menjaga profil risiko konservatif. Proyek ini mengatasi inefisiensi DeFi seperti likuiditas terfragmentasi, imbal hasil tidak stabil, dan stablecoin yang menganggur, serta menyediakan likuiditas dalam, konsisten, dan pendapatan bebas biaya melalui produk seperti sUSDS dan sUSDC.
Selengkapnya di halaman SPK →