Perbedaan SIREN dan Subsquid: SIREN diperdagangkan di Rp953,76 (kapitalisasi pasar Rp425,85M, volume 24 jam Rp39,51M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp803,57 (kapitalisasi pasar Rp886,96M, volume 24 jam Rp74,02M). Perbedaan utamanya: Subsquid jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar SIREN, dan suplai Subsquid dibatasi (1,1B / 1,3B SQD (84%)), sedangkan SIREN terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SIREN selama 7 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| SIREN | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp425,85M | Rp886,96M |
Volume (24h) | Rp39,51M | Rp74,02M |
Suplai yang Beredar | 723,9M SIREN | 1,1B / 1,3B SQD (84%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
SIREN adalah protokol opsi terdesentralisasi di blockchain Ethereum yang memungkinkan pengguna melakukan trading dan manajemen risiko. Platform ini menyediakan pasar derivatif tanpa perantara tradisional. SIREN adalah token asli yang digunakan untuk tata kelola protokol dan insentif ekosistem.
Selengkapnya di halaman SIREN →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →