Perbedaan MyShell dan WEMIX: MyShell diperdagangkan di Rp357,16 (kapitalisasi pasar Rp145,93M, volume 24 jam Rp84,39M), sedangkan WEMIX diperdagangkan di Rp3.600 (kapitalisasi pasar Rp1,79T, volume 24 jam Rp12,08M). Perbedaan utamanya: WEMIX jauh lebih besar — sekitar 12,3× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai beredar MyShell 409,1M / 1B SHELL (41%) dibanding 498,1M / 590M WEMIX (85%) milik WEMIX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MyShell selama 21 Hari dan WEMIX selama 19 Hari.
| SHELL | WEMIX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp145,93M | Rp1,79T |
Volume (24h) | Rp84,39M | Rp12,08M |
Suplai yang Beredar | 409,1M / 1B SHELL (41%) | 498,1M / 590M WEMIX (85%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →WEMIX3.0 adalah protokol blockchain terdesentralisasi yang berorientasi pada pengalaman dan platform, mendukung ekosistem besar dari berbagai platform Web3. Mainnet yang kompatibel dengan EVM ini menggunakan mekanisme konsensus SPoA (Stake-based Proof of Authority), menggabungkan keamanan tinggi dengan throughput transaksi yang cepat. Tata kelola dijalankan on-chain oleh 40 Node Council Partners, dengan rencana demokratisasi multi-tahap menuju desentralisasi penuh.
Selengkapnya di halaman WEMIX →