Perbedaan MyShell dan Viction: MyShell diperdagangkan di Rp353,63 (kapitalisasi pasar Rp144,09M, volume 24 jam Rp81,1M), sedangkan Viction diperdagangkan di Rp439,36 (kapitalisasi pasar Rp82,57M, volume 24 jam Rp708,9M). Perbedaan utamanya: MyShell lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar MyShell 409,1M / 1B SHELL (41%) dibanding 127,6M / 210M VIC (61%) milik Viction. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MyShell selama 21 Hari dan Viction selama 38 Hari.
| SHELL | VIC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp144,09M | Rp82,57M |
Volume (24h) | Rp81,1M | Rp708,9M |
Suplai yang Beredar | 409,1M / 1B SHELL (41%) | 127,6M / 210M VIC (61%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 38 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →Viction (sebelumnya TomoChain) adalah blockchain layer-1 yang menawarkan transaksi tanpa gas dan keamanan yang ditingkatkan untuk menjadikan Web3 mudah dan aman bagi semua orang. Didesain dengan fokus pada pengalaman pengguna, Viction memprioritaskan transaksi tanpa gas, kecepatan, keamanan, dan skalabilitas untuk menciptakan dunia yang lebih aman dan terbuka. Viction didorong oleh misi untuk membangun platform terdesentralisasi yang memberdayakan manusia untuk terhubung, berkolaborasi, dan berkreasi tanpa batasan, menggambarkan dunia di mana transparansi, aksesibilitas, dan pertumbuhan berkembang pesat.
Selengkapnya di halaman VIC →