Perbedaan MyShell dan Ondo US Dollar Yield: MyShell diperdagangkan di Rp353,63 (kapitalisasi pasar Rp142,88M, volume 24 jam Rp80,2M), sedangkan Ondo US Dollar Yield diperdagangkan di Rp20.409 (kapitalisasi pasar Rp38,3T, volume 24 jam Rp3M). Perbedaan utamanya: Ondo US Dollar Yield jauh lebih besar — sekitar 268,1× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai MyShell dibatasi (409,1M / 1B SHELL (41%)), sedangkan Ondo US Dollar Yield terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MyShell selama 21 Hari dan Ondo US Dollar Yield selama 20 Hari.
| SHELL | USDY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp142,88M | Rp38,3T |
Volume (24h) | Rp80,2M | Rp3M |
Suplai yang Beredar | 409,1M / 1B SHELL (41%) | 1,9B USDY |
Typical Hold Time | 21 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →Ondo USDY adalah protokol pinjaman terdesentralisasi yang mendukung aset dengan batasan transfer. Desainnya yang fleksibel memungkinkan akses ke lebih banyak instrumen keuangan. USDY menjadi jembatan untuk menghadirkan aset dunia nyata ke blockchain.
Selengkapnya di halaman USDY →