Perbedaan MyShell dan Tria: MyShell diperdagangkan di Rp370,19 (kapitalisasi pasar Rp150,9M, volume 24 jam Rp68,25M), sedangkan Tria diperdagangkan di Rp148,83 (kapitalisasi pasar Rp318,32M, volume 24 jam Rp194,81M). Perbedaan utamanya: Tria jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai beredar MyShell 409,1M / 1B SHELL (41%) dibanding 2,2B / 10B TRIA (22%) milik Tria. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MyShell selama 20 Hari dan Tria selama 3 Hari.
| SHELL | TRIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,9M | Rp318,32M |
Volume (24h) | Rp68,25M | Rp194,81M |
Suplai yang Beredar | 409,1M / 1B SHELL (41%) | 2,2B / 10B TRIA (22%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →Tria adalah neobank crypto berbasis self-custody dengan mesin routing lintas chain yang memungkinkan aktivitas belanja, trading, dan earning dalam satu aplikasi. Platform ini mengatasi fragmentasi blockchain melalui teknologi BestPath yang mendukung transaksi tanpa gas dan tanpa bridging langsung dari wallet pengguna. Token TRIA digunakan untuk reward, akses layanan, dan partisipasi governance.
Selengkapnya di halaman TRIA →