Perbedaan MyShell dan Towns: MyShell diperdagangkan di Rp370,17 (kapitalisasi pasar Rp150,9M, volume 24 jam Rp68,25M), sedangkan Towns diperdagangkan di Rp40,1 (kapitalisasi pasar Rp129,79M, volume 24 jam Rp706,5M). Perbedaan utamanya: MyShell lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai MyShell dibatasi (409,1M / 1B SHELL (41%)), sedangkan Towns terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MyShell selama 20 Hari dan Towns selama 27 Hari.
| SHELL | TOWNS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,9M | Rp129,79M |
Volume (24h) | Rp68,25M | Rp706,5M |
Suplai yang Beredar | 409,1M / 1B SHELL (41%) | 3,3B TOWNS |
Typical Hold Time | 20 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →Towns Protocol adalah infrastruktur komunikasi yang dirancang untuk mendukung aplikasi pesan real-time. Protokol ini terdiri dari blockchain Layer 2 yang kompatibel dengan EVM, node stream terdesentralisasi untuk pengiriman pesan, dan smart contract di Base, salah satu Layer 2 Ethereum. Towns memungkinkan terciptanya grup percakapan terprogram yang disebut Spaces, dengan dukungan enkripsi pesan, keanggotaan on-chain, staking, dan monetisasi lewat smart contract. Dengan ini, pengguna dapat membangun platform komunikasi tanpa perantara terpusat.
Selengkapnya di halaman TOWNS →