Perbedaan MyShell dan Thena: MyShell diperdagangkan di Rp370,15 (kapitalisasi pasar Rp150,97M, volume 24 jam Rp68,02M), sedangkan Thena diperdagangkan di Rp998,57 (kapitalisasi pasar Rp133,8M, volume 24 jam Rp117,31M). Perbedaan utamanya: MyShell dan Thena berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar MyShell 409,1M / 1B SHELL (41%) dibanding 133,3M / 326,1M THE (41%) milik Thena. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MyShell selama 20 Hari dan Thena selama 59 Hari.
| SHELL | THE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,97M | Rp133,8M |
Volume (24h) | Rp68,02M | Rp117,31M |
Suplai yang Beredar | 409,1M / 1B SHELL (41%) | 133,3M / 326,1M THE (41%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 59 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →Thena adalah pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang beroperasi dalam BNB Chain. Thena menyediakan layanan luas untuk aktivitas keuangan terdesentralisasi (DeFi). Ini juga dirancang untuk memfasilitasi trading spot dan perpetual untuk berbagai jenis aset, sehingga dapat memenuhi kebutuhan berbagai partisipan dalam ekosistem DeFi.
Selengkapnya di halaman THE →