Perbedaan MyShell dan TAC Protocol: MyShell diperdagangkan di Rp357,18 (kapitalisasi pasar Rp144,5M, volume 24 jam Rp81,59M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp50,94 (kapitalisasi pasar Rp237,01M, volume 24 jam Rp22,41M). Perbedaan utamanya: TAC Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai MyShell dibatasi (409,1M / 1B SHELL (41%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MyShell selama 21 Hari dan TAC Protocol selama 5 Hari.
| SHELL | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp144,5M | Rp237,01M |
Volume (24h) | Rp81,59M | Rp22,41M |
Suplai yang Beredar | 409,1M / 1B SHELL (41%) | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 21 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →