Perbedaan MyShell dan SuperVerse: MyShell diperdagangkan di Rp368,41 (kapitalisasi pasar Rp150,97M, volume 24 jam Rp68,02M), sedangkan SuperVerse diperdagangkan di Rp1.559 (kapitalisasi pasar Rp998,16M, volume 24 jam Rp62,08M). Perbedaan utamanya: SuperVerse jauh lebih besar — sekitar 6,6× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai beredar MyShell 409,1M / 1B SHELL (41%) dibanding 640,2M / 1.000M SUPER (65%) milik SuperVerse. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MyShell selama 20 Hari dan SuperVerse selama 27 Hari.
| SHELL | SUPER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,97M | Rp998,16M |
Volume (24h) | Rp68,02M | Rp62,08M |
Suplai yang Beredar | 409,1M / 1B SHELL (41%) | 640,2M / 1.000M SUPER (65%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →SuperVerse adalah protokol keuangan terdesentralisasi cross-chain (DeFi) yang dibangun untuk memfasilitasi peluncuran non-fungible token (NFT) baru tanpa diperlukan pemrograman. Pasar dan seperangkat alat inovatif memungkinkan proyek apa pun untuk menerapkan farming dengan aturannya sendiri. Token SUPER memberi pengguna akses ke berbagai peluang di dunia kripto melalui SUPERVERSE, Partner Video Games, dan drop NFT yang sering terjadi.
Selengkapnya di halaman SUPER →