Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja MyShell (SHELL) vs Streamflow (STREAM)

StreamflowTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan MyShell dan Streamflow: MyShell diperdagangkan di Rp370,19 (kapitalisasi pasar Rp150,9M, volume 24 jam Rp68,25M), sedangkan Streamflow diperdagangkan di Rp173,07 (kapitalisasi pasar Rp43,9M, volume 24 jam Rp1,37M). Perbedaan utamanya: MyShell jauh lebih besar — sekitar 3,4× kapitalisasi pasar Streamflow, dan suplai beredar MyShell 409,1M / 1B SHELL (41%) dibanding 252,7M / 1B STREAM (26%) milik Streamflow. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MyShell selama 20 Hari dan Streamflow selama 26 Hari.

SHELLSTREAM
Kap. Pasar
Rp150,9MRp43,9M
Volume (24h)
Rp68,25MRp1,37M
Suplai yang Beredar
409,1M / 1B SHELL (41%)252,7M / 1B STREAM (26%)
Typical Hold Time
20 Hari26 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

SHELL
83% Beli17% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 20 Hari
STREAM
96% Beli4% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 26 Hari

Tentang MyShell

MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.

Selengkapnya di halaman SHELL

Tentang Streamflow

Streamflow menghadirkan infrastruktur token yang aman, mudah digunakan, dan andal untuk menciptakan serta mendistribusikan token di sepanjang siklus hidupnya—dari peluncuran hingga jatuh tempo. Dengan menyelesaikan masalah ketidakselarasan insentif, Streamflow memastikan ekonomi token yang berkelanjutan.

Selengkapnya di halaman STREAM