Perbedaan Seedify.fund dan STBL: Seedify.fund diperdagangkan di Rp574,34 (kapitalisasi pasar Rp57,44M, volume 24 jam Rp5,49M), sedangkan STBL diperdagangkan di Rp404,9 (kapitalisasi pasar Rp283,55M, volume 24 jam Rp20,6M). Perbedaan utamanya: STBL jauh lebih besar — sekitar 4,9× kapitalisasi pasar Seedify.fund, dan suplai beredar Seedify.fund 88,5M / 100M SFUND (89%) dibanding 700M / 10B STBL (8%) milik STBL. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Seedify.fund selama 20 Hari dan STBL selama 7 Hari.
| SFUND | STBL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp57,44M | Rp283,55M |
Volume (24h) | Rp5,49M | Rp20,6M |
Suplai yang Beredar | 88,5M / 100M SFUND (89%) | 700M / 10B STBL (8%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 7 Hari |
Berita terbaru kedua aset
Seedify adalah incubator dan launchpad yang berfokus pada blockchain Gaming. Platform ini memberdayakan inovator dan pengembang proyek dengan menyediakan akses ke pendanaan, dukungan komunitas, pembangunan kemitraan, serta sistem dukungan komprehensif untuk mendorong masa depan Gaming dan teknologi blockchain. Selain itu, Seedify menawarkan NFT launchpad khusus untuk aset Gaming dan metaverse, termasuk Seedify NFT Space, pasar NFT pertama di industri yang berfokus pada aset Gaming dan metaverse.
Selengkapnya di halaman SFUND →STBL adalah protokol stablecoin terdesentralisasi yang memisahkan jaminan aset dunia nyata menjadi stablecoin yang dapat digunakan (USST) dan NFT penghasil imbal hasil (YLD), dengan tata kelola melalui token STBL. Arsitektur tiga tokennya membedakan fungsi likuiditas, imbal hasil, dan governance. Didukung oleh Treasury dan dana pasar uang yang ditokenisasi, protokol ini menekankan transparansi serta tata kelola berbasis komunitas.
Selengkapnya di halaman STBL →