Perbedaan SafePal dan HumidiFi: SafePal diperdagangkan di Rp4.207 (kapitalisasi pasar Rp2,1T, volume 24 jam Rp20,45M), sedangkan HumidiFi diperdagangkan di Rp1.228 (kapitalisasi pasar Rp210,93M, volume 24 jam Rp53,55M). Perbedaan utamanya: SafePal jauh lebih besar — sekitar 10× kapitalisasi pasar HumidiFi, dan suplai beredar SafePal 500M / 500M SFP (100%) dibanding 170,7M / 1B WET (18%) milik HumidiFi. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SafePal selama 24 Hari dan HumidiFi selama 7 Hari.
| SFP | WET | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,1T | Rp210,93M |
Volume (24h) | Rp20,45M | Rp53,55M |
Suplai yang Beredar | 500M / 500M SFP (100%) | 170,7M / 1B WET (18%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
SafePal, diluncurkan pada tahun 2018, adalah wallet mata uang kripto yang dirancang untuk membantu pengguna mengamankan dan mengelola aset digital mereka. Wallet ini menawarkan wallet perangkat keras dan perangkat lunak, yang dapat dihubungkan dan dikontrol melalui Aplikasi SafePal. Wallet ini merupakan wallet perangkat keras pertama yang menerima investasi dan dukungan dari Binance.
Selengkapnya di halaman SFP →HumidiFi adalah DEX terbesar di Solana berdasarkan volume, memproses lebih dari $1 miliar per hari dan mencatat sekitar 35% aktivitas spot di jaringan. Sebagai “prop AMM”, platform ini menggabungkan eksekusi on-chain dengan logika market-making institusional untuk menghadirkan spread lebih ketat, likuiditas lebih dalam, dan eksekusi lebih optimal dibandingkan DEX atau CEX pada umumnya.
Selengkapnya di halaman WET →