Perbedaan SafePal dan Tria: SafePal diperdagangkan di Rp4.197 (kapitalisasi pasar Rp2,1T, volume 24 jam Rp20,83M), sedangkan Tria diperdagangkan di Rp150,09 (kapitalisasi pasar Rp321,72M, volume 24 jam Rp36,19M). Perbedaan utamanya: SafePal jauh lebih besar — sekitar 6,5× kapitalisasi pasar Tria, dan suplai beredar SafePal 500M / 500M SFP (100%) dibanding 2,2B / 10B TRIA (22%) milik Tria. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SafePal selama 24 Hari dan Tria selama 4 Hari.
| SFP | TRIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,1T | Rp321,72M |
Volume (24h) | Rp20,83M | Rp36,19M |
Suplai yang Beredar | 500M / 500M SFP (100%) | 2,2B / 10B TRIA (22%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
SafePal, diluncurkan pada tahun 2018, adalah wallet mata uang kripto yang dirancang untuk membantu pengguna mengamankan dan mengelola aset digital mereka. Wallet ini menawarkan wallet perangkat keras dan perangkat lunak, yang dapat dihubungkan dan dikontrol melalui Aplikasi SafePal. Wallet ini merupakan wallet perangkat keras pertama yang menerima investasi dan dukungan dari Binance.
Selengkapnya di halaman SFP →Tria adalah neobank crypto berbasis self-custody dengan mesin routing lintas chain yang memungkinkan aktivitas belanja, trading, dan earning dalam satu aplikasi. Platform ini mengatasi fragmentasi blockchain melalui teknologi BestPath yang mendukung transaksi tanpa gas dan tanpa bridging langsung dari wallet pengguna. Token TRIA digunakan untuk reward, akses layanan, dan partisipasi governance.
Selengkapnya di halaman TRIA →