Perbedaan SafePal dan Tellor: SafePal diperdagangkan di Rp4.211 (kapitalisasi pasar Rp2,1T, volume 24 jam Rp22,25M), sedangkan Tellor diperdagangkan di Rp236.379 (kapitalisasi pasar Rp662,3M, volume 24 jam Rp821,74M). Perbedaan utamanya: SafePal jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Tellor, dan suplai SafePal dibatasi (500M / 500M SFP (100%)), sedangkan Tellor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SafePal selama 24 Hari dan Tellor selama 34 Hari.
| SFP | TRB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,1T | Rp662,3M |
Volume (24h) | Rp22,25M | Rp821,74M |
Suplai yang Beredar | 500M / 500M SFP (100%) | 2,8M TRB |
Typical Hold Time | 24 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
SafePal, diluncurkan pada tahun 2018, adalah wallet mata uang kripto yang dirancang untuk membantu pengguna mengamankan dan mengelola aset digital mereka. Wallet ini menawarkan wallet perangkat keras dan perangkat lunak, yang dapat dihubungkan dan dikontrol melalui Aplikasi SafePal. Wallet ini merupakan wallet perangkat keras pertama yang menerima investasi dan dukungan dari Binance.
Selengkapnya di halaman SFP →Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →