Perbedaan SafePal dan TAC Protocol: SafePal diperdagangkan di Rp4.211 (kapitalisasi pasar Rp2,1T, volume 24 jam Rp21,74M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp48,96 (kapitalisasi pasar Rp228,48M, volume 24 jam Rp25,01M). Perbedaan utamanya: SafePal jauh lebih besar — sekitar 9,2× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai SafePal dibatasi (500M / 500M SFP (100%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SafePal selama 24 Hari dan TAC Protocol selama 5 Hari.
| SFP | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,1T | Rp228,48M |
Volume (24h) | Rp21,74M | Rp25,01M |
Suplai yang Beredar | 500M / 500M SFP (100%) | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 24 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
SafePal, diluncurkan pada tahun 2018, adalah wallet mata uang kripto yang dirancang untuk membantu pengguna mengamankan dan mengelola aset digital mereka. Wallet ini menawarkan wallet perangkat keras dan perangkat lunak, yang dapat dihubungkan dan dikontrol melalui Aplikasi SafePal. Wallet ini merupakan wallet perangkat keras pertama yang menerima investasi dan dukungan dari Binance.
Selengkapnya di halaman SFP →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →