Perbedaan SafePal dan Spark: SafePal diperdagangkan di Rp4.205 (kapitalisasi pasar Rp2,1T, volume 24 jam Rp22,25M), sedangkan Spark diperdagangkan di Rp250,9 (kapitalisasi pasar Rp767,34M, volume 24 jam Rp82,6M). Perbedaan utamanya: SafePal jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Spark, dan suplai beredar SafePal 500M / 500M SFP (100%) dibanding 3,1B / 10B SPK (31%) milik Spark. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SafePal selama 24 Hari dan Spark selama 13 Hari.
| SFP | SPK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,1T | Rp767,34M |
Volume (24h) | Rp22,25M | Rp82,6M |
Suplai yang Beredar | 500M / 500M SFP (100%) | 3,1B / 10B SPK (31%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
SafePal, diluncurkan pada tahun 2018, adalah wallet mata uang kripto yang dirancang untuk membantu pengguna mengamankan dan mengelola aset digital mereka. Wallet ini menawarkan wallet perangkat keras dan perangkat lunak, yang dapat dihubungkan dan dikontrol melalui Aplikasi SafePal. Wallet ini merupakan wallet perangkat keras pertama yang menerima investasi dan dukungan dari Binance.
Selengkapnya di halaman SFP →Spark adalah alokator modal on-chain dengan $3,86 miliar yang dikerahkan di DeFi, CeFi, dan aset dunia nyata (RWA). Spark meningkatkan efisiensi modal secara skala besar dengan menyeimbangkan alokasi secara otomatis sesuai kondisi pasar, sambil menjaga profil risiko konservatif. Proyek ini mengatasi inefisiensi DeFi seperti likuiditas terfragmentasi, imbal hasil tidak stabil, dan stablecoin yang menganggur, serta menyediakan likuiditas dalam, konsisten, dan pendapatan bebas biaya melalui produk seperti sUSDS dan sUSDC.
Selengkapnya di halaman SPK →