Perbedaan Suilend dan Tellor: Suilend diperdagangkan di Rp882,28 (kapitalisasi pasar Rp65,02M, volume 24 jam Rp1,62M), sedangkan Tellor diperdagangkan di Rp269.825 (kapitalisasi pasar Rp750,08M, volume 24 jam Rp120,27M). Perbedaan utamanya: Tellor jauh lebih besar — sekitar 11,5× kapitalisasi pasar Suilend, dan suplai Suilend dibatasi (70,6M / 100M SEND (71%)), sedangkan Tellor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Suilend selama 13 Hari dan Tellor selama 34 Hari.
| SEND | TRB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,02M | Rp750,08M |
Volume (24h) | Rp1,62M | Rp120,27M |
Suplai yang Beredar | 70,6M / 100M SEND (71%) | 2,8M TRB |
Typical Hold Time | 13 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Sejak diluncurkan pada bulan Maret, Suilend telah menjadi salah satu platform DeFi utama di Sui. Kini Suilend berkembang dengan Sui DeFi Suite—lending, LST, swap, dan AMM—untuk membangun superapp DeFi yang lengkap.
Selengkapnya di halaman SEND →Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →