Perbedaan Suilend dan Subsquid: Suilend diperdagangkan di Rp882,28 (kapitalisasi pasar Rp65,02M, volume 24 jam Rp1,62M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp543,23 (kapitalisasi pasar Rp548,56M, volume 24 jam Rp68,74M). Perbedaan utamanya: Subsquid jauh lebih besar — sekitar 8,4× kapitalisasi pasar Suilend, dan suplai beredar Suilend 70,6M / 100M SEND (71%) dibanding 1B / 1,3B SQD (76%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Suilend selama 13 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| SEND | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp65,02M | Rp548,56M |
Volume (24h) | Rp1,62M | Rp68,74M |
Suplai yang Beredar | 70,6M / 100M SEND (71%) | 1B / 1,3B SQD (76%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Sejak diluncurkan pada bulan Maret, Suilend telah menjadi salah satu platform DeFi utama di Sui. Kini Suilend berkembang dengan Sui DeFi Suite—lending, LST, swap, dan AMM—untuk membangun superapp DeFi yang lengkap.
Selengkapnya di halaman SEND →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →