Perbedaan Sei dan Ripple: Sei diperdagangkan di Rp740,54 (kapitalisasi pasar Rp5,42T, volume 24 jam Rp529,41M), sedangkan Ripple diperdagangkan di Rp18.061 (kapitalisasi pasar Rp1.131,65T, volume 24 jam Rp18,05T). Perbedaan utamanya: Ripple jauh lebih besar — sekitar 208,8× kapitalisasi pasar Sei, dan suplai beredar Sei 7,3B / 10B SEI (74%) dibanding 62,7B / 100B XRP (63%) milik Ripple. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Sei selama 42 Hari dan Ripple selama 69 Hari.
| SEI | XRP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp5,42T | Rp1.131,65T |
Volume (24h) | Rp529,41M | Rp18,05T |
Suplai yang Beredar | 7,3B / 10B SEI (74%) | 62,7B / 100B XRP (63%) |
Typical Hold Time | 42 Hari | 69 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
SEI saat ini diperdagangkan pada Rp708,19 dengan sinyal teknis bearish yang kuat, ditunjukkan oleh moving averages yang seluruhnya bearish dan indikator osilator yang didominasi sinyal jual. Token berada di dekat level support S1 (Rp709) dengan RSI_6 di 20,89 yang mengindikasikan kondisi oversold. Supply yang beredar mencapai 7,3 juta dari total 10 juta SEI, menunjukkan sirkulasi 74% dengan rata-rata hold time 42 hari.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi, namun RSI oversold berpotensi memicu koreksi teknis. Peluang terletak pada rebound dari support kuat di Rp689, sementara risiko utama adalah breakdown di bawah level support kunci. Investor harus memantau volume perdagangan dan sentimen pasar kripto secara keseluruhan.
XRP saat ini diperdagangkan di Rp18.078 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek, ditandai oleh moving averages yang seragam bearish dan harga mendekati support kritis S1 di Rp17.773. Meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold yang mungkin memicu rebound, token telah turun 43% sejak awal 2026 dan menghadapi tekanan jual berkelanjutan. Secara fundamental, adopsi jaringan terus berkembang dengan integrasi Deutsche Bank dan SG-FORGE yang baru-baru ini mengeluarkan stablecoin EURCV di XRP Ledger, memperkuat utilitas blockchain untuk pembayaran lintas batas.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko downside menuju support Rp17.316 jika tekanan jual berlanjut, namun potensi rebound dari level oversold dan adopsi institusional yang meningkat menjadi peluang jangka menengah. Investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi, sentimen pasar yang rapuh, dan ketidakpastian regulasi crypto global yang dapat mempengaruhi pergerakan harga.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Sei Network merupakan blockchain open-source Layer 1 pada umumnya yang dirancang secara khusus untuk perdagangan aset digital. Platform Sei dirancang untuk memperkaya teknologi blockchain dengan berbagai macam fitur seperti manajemen identitas, mekanisme konsensus, dan solusi skalabilitas. Tujuan platform ini adalah untuk menyederhanakan proses pengembangan aplikasi terdesentralisasi sekaligus menyediakan alat untuk interaksi pengguna yang aman dan efisien.
Selengkapnya di halaman SEI →Aset kripto yang diciptakan untuk menjadi alternatif yang cepat, lebih murah, dan lebih skalabel untuk aset digital lainnya dan platform pembayaran moneter yang ada seperti SWIFT. Juga merupakan aset digital asli di XRP Ledger — teknologi blockchain open-source dan terdesentralisasi yang dapat menyelesaikan transaksi dalam 3-5 detik.
Selengkapnya di halaman XRP →