Perbedaan Stader dan WOO: Stader diperdagangkan di Rp2.002 (kapitalisasi pasar Rp142,06M, volume 24 jam Rp19,45M), sedangkan WOO diperdagangkan di Rp222,45 (kapitalisasi pasar Rp420,94M, volume 24 jam Rp90,61M). Perbedaan utamanya: WOO jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Stader, dan suplai beredar Stader 70,8M / 120M SD (59%) dibanding 1,9B / 1,9B WOO (100%) milik WOO. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Stader selama 11 Hari dan WOO selama 42 Hari.
| SD | WOO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp142,06M | Rp420,94M |
Volume (24h) | Rp19,45M | Rp90,61M |
Suplai yang Beredar | 70,8M / 120M SD (59%) | 1,9B / 1,9B WOO (100%) |
Typical Hold Time | 11 Hari | 42 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →WOO Network adalah jaringan likuiditas mendalam yang menghubungkan trader, pertukaran, institusi, dan platform DeFi dengan akses demokratis ke likuiditas terbaik dan eksekusi trading dengan biaya rendah atau tanpa biaya. Token WOO digunakan di jaringan produk CeFi dan DeFi untuk staking dan potongan biaya.
Selengkapnya di halaman WOO →