Perbedaan Stader dan Toncoin: Stader diperdagangkan di Rp1.993 (kapitalisasi pasar Rp140,84M, volume 24 jam Rp20,43M), sedangkan Toncoin diperdagangkan di Rp28.611 (kapitalisasi pasar Rp79,51T, volume 24 jam Rp788,67M). Perbedaan utamanya: Toncoin jauh lebih besar — sekitar 564,5× kapitalisasi pasar Stader, dan suplai Stader dibatasi (70,8M / 120M SD (59%)), sedangkan Toncoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Stader selama 11 Hari dan Toncoin selama 48 Hari.
| SD | TON | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp140,84M | Rp79,51T |
Volume (24h) | Rp20,43M | Rp788,67M |
Suplai yang Beredar | 70,8M / 120M SD (59%) | 2,7B TON |
Typical Hold Time | 11 Hari | 48 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Belum ada sinyal Aura AI.
Toncoin saat ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp79,51 triliun dengan supply yang beredar 2,7 juta TON. Tren jangka pendek menunjukkan volatilitas tinggi, sementara jangka panjang bergantung pada adopsi ekosistem TON. Tidak ada update protokol utama yang dilaporkan baru-baru ini. Hold time rata-rata 48 hari mengindikasikan retensi yang moderat di kalangan holder.
Outlook keseluruhan netral dengan risiko volatilitas crypto yang tinggi. Peluang utama terletak pada potensi pertumbuhan ekosistem TON, namun investor harus waspada terhadap tekanan regulasi dan likuiditas yang terbatas di beberapa exchange.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →The Open Network (TON) adalah Layer-1 Proof-of-Stake (PoS) yang terdiri dari TON Blockchain, TON Virtual Machine, TON Payment, TON DNS, TON Storage, dan TON Sites. TON menggunakan protokol Byzantine Fault Tolerance yang disebut 'Catchain Consensus' untuk mencapai konsensus jaringan, pembuatan blok, dan validasi transaksi.
Selengkapnya di halaman TON →