Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Stader (SD) vs TAC Protocol (TAC)

TAC ProtocolTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Stader dan TAC Protocol: Stader diperdagangkan di Rp1.993 (kapitalisasi pasar Rp140,84M, volume 24 jam Rp20,43M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp55,09 (kapitalisasi pasar Rp267,36M, volume 24 jam Rp106,53M). Perbedaan utamanya: TAC Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Stader dibatasi (70,8M / 120M SD (59%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Stader selama 11 Hari dan TAC Protocol selama 4 Hari.

SDTAC
Kap. Pasar
Rp140,84MRp267,36M
Volume (24h)
Rp20,43MRp106,53M
Suplai yang Beredar
70,8M / 120M SD (59%)4,8B TAC
Typical Hold Time
11 Hari4 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

SD
60% Beli40% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 11 Hari
TAC
57% Beli43% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 4 Hari

Tentang Stader

Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.

Selengkapnya di halaman SD

Tentang TAC Protocol

TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.

Selengkapnya di halaman TAC