Perbedaan Stader dan Spell Token: Stader diperdagangkan di Rp1.837 (kapitalisasi pasar Rp129,99M, volume 24 jam Rp12,1M), sedangkan Spell Token diperdagangkan di Rp1,38 (kapitalisasi pasar Rp271,55M, volume 24 jam Rp23,52M). Perbedaan utamanya: Spell Token jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Stader, dan suplai Stader dibatasi (70,8M / 120M SD (59%)), sedangkan Spell Token terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Stader selama 13 Hari dan Spell Token selama 44 Hari.
| SD | SPELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp129,99M | Rp271,55M |
Volume (24h) | Rp12,1M | Rp23,52M |
Suplai yang Beredar | 70,8M / 120M SD (59%) | 195,2B SPELL |
Typical Hold Time | 13 Hari | 44 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →Spell Token adalah token reward yang diasosiasikan dengan abracadabra.money, sebuah platform pendanaan yang menggunakan interest-bearing tokens (ibTKNs) sebagai kolateral untuk meminjam stablecoin USD yaitu Magic Internet Money (MIM). Token SPELL bisa di-farming dengan menyediakan likuiditas pada salah satu dari beragam pool. SPELL juga bisa digunakan untuk staking dan token tersebut bisa memperoleh bagian dari biaya platform (bunga, biaya pinjaman, dan 10% dari biaya likuidasi untuk pasar tertentu), yang digabungkan secara otomatis.
Selengkapnya di halaman SPELL →