Perbedaan Scroll dan Terra USD: Scroll diperdagangkan di Rp437,99 (kapitalisasi pasar Rp82,34M, volume 24 jam Rp86,73M), sedangkan Terra USD diperdagangkan di Rp101,51 (kapitalisasi pasar Rp556,67M, volume 24 jam Rp14,54M). Perbedaan utamanya: Terra USD jauh lebih besar — sekitar 6,8× kapitalisasi pasar Scroll, dan suplai beredar Scroll 190M / 1B SCR (19%) dibanding 5,6B / 6,1B USTC (92%) milik Terra USD. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Scroll selama 25 Hari dan Terra USD selama 56 Hari.
| SCR | USTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp82,34M | Rp556,67M |
Volume (24h) | Rp86,73M | Rp14,54M |
Suplai yang Beredar | 190M / 1B SCR (19%) | 5,6B / 6,1B USTC (92%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 56 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Scroll adalah solusi Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas jaringan Ethereum. Solusi ini memanfaatkan teknologi zkRollup, sebuah metode yang berperan penting dalam mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan throughput transaksi di blockchain Ethereum. Dengan menggunakan zkRollups, Scroll bertujuan untuk mengatasi beberapa masalah utama yang dihadapi jaringan Ethereum saat ini, seperti gas fee yang tinggi dan kemacetan jaringan.
Selengkapnya di halaman SCR →USTC adalah stablecoin terdesentralisasi dan algoritmik dari blockchain Terra. Koin ini skalabel dan menghasilkan nilai yang dipatok terhadap dolar AS. Stablecoin dalam ekosistem Terra berbagi total likuiditas, yang berarti para pengguna dapat menukar TerraUSD ke TerraKRW (stablecoin Terra yang dipatok ke Won Korea) dengan biaya minimal. Selain itu, pengguna dapat memperoleh pendapatan pasif menggunakan TerraUSD dengan suku bunga stabil dari protokol lending Anchor.
Selengkapnya di halaman USTC →