Perbedaan Scroll dan Tellor: Scroll diperdagangkan di Rp433,89 (kapitalisasi pasar Rp83,03M, volume 24 jam Rp84,25M), sedangkan Tellor diperdagangkan di Rp269.825 (kapitalisasi pasar Rp748,34M, volume 24 jam Rp121,44M). Perbedaan utamanya: Tellor jauh lebih besar — sekitar 9× kapitalisasi pasar Scroll, dan suplai Scroll dibatasi (190M / 1B SCR (19%)), sedangkan Tellor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Scroll selama 25 Hari dan Tellor selama 34 Hari.
| SCR | TRB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp83,03M | Rp748,34M |
Volume (24h) | Rp84,25M | Rp121,44M |
Suplai yang Beredar | 190M / 1B SCR (19%) | 2,8M TRB |
Typical Hold Time | 25 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Scroll adalah solusi Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas jaringan Ethereum. Solusi ini memanfaatkan teknologi zkRollup, sebuah metode yang berperan penting dalam mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan throughput transaksi di blockchain Ethereum. Dengan menggunakan zkRollups, Scroll bertujuan untuk mengatasi beberapa masalah utama yang dihadapi jaringan Ethereum saat ini, seperti gas fee yang tinggi dan kemacetan jaringan.
Selengkapnya di halaman SCR →Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →