Perbedaan Scroll dan Theta Network: Scroll diperdagangkan di Rp358,46 (kapitalisasi pasar Rp67,95M, volume 24 jam Rp33,42M), sedangkan Theta Network diperdagangkan di Rp2.386 (kapitalisasi pasar Rp2,39T, volume 24 jam Rp53,1M). Perbedaan utamanya: Theta Network jauh lebih besar — sekitar 35,2× kapitalisasi pasar Scroll, dan suplai beredar Scroll 190M / 1B SCR (19%) dibanding 1B / 1B THETA (100%) milik Theta Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Scroll selama 26 Hari dan Theta Network selama 76 Hari.
| SCR | THETA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp67,95M | Rp2,39T |
Volume (24h) | Rp33,42M | Rp53,1M |
Suplai yang Beredar | 190M / 1B SCR (19%) | 1B / 1B THETA (100%) |
Typical Hold Time | 26 Hari | 76 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Scroll adalah solusi Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas jaringan Ethereum. Solusi ini memanfaatkan teknologi zkRollup, sebuah metode yang berperan penting dalam mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan throughput transaksi di blockchain Ethereum. Dengan menggunakan zkRollups, Scroll bertujuan untuk mengatasi beberapa masalah utama yang dihadapi jaringan Ethereum saat ini, seperti gas fee yang tinggi dan kemacetan jaringan.
Selengkapnya di halaman SCR →THETA adalah jaringan bertenaga blockchain yang dibuat khusus untuk streaming video. Konsep bisnis utama Theta adalah mendesentralisasikan streaming video, pengiriman data, dan edge computing, menjadikannya lebih efisien, hemat biaya, dan adil bagi pelaku industri.
Selengkapnya di halaman THETA →