Perbedaan Scroll dan TAC Protocol: Scroll diperdagangkan di Rp440,57 (kapitalisasi pasar Rp83,53M, volume 24 jam Rp92,12M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp53,65 (kapitalisasi pasar Rp262,92M, volume 24 jam Rp102,78M). Perbedaan utamanya: TAC Protocol jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Scroll, dan suplai Scroll dibatasi (190M / 1B SCR (19%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Scroll selama 25 Hari dan TAC Protocol selama 4 Hari.
| SCR | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp83,53M | Rp262,92M |
Volume (24h) | Rp92,12M | Rp102,78M |
Suplai yang Beredar | 190M / 1B SCR (19%) | 4,8B TAC |
Typical Hold Time | 25 Hari | 4 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Scroll (SCR) saat ini diperdagangkan pada harga Rp432,39 dengan sinyal teknis secara keseluruhan bearish (Buy: 2, Sell: 16, Neutral: 9). Market cap mencapai Rp82,34 juta dengan supply yang beredar 190.000 dari total maksimum 1 juta token (tingkat sirkulasi 19%). RSI menunjukkan kondisi oversold (RSI_12=22.39), sementara ADX mengindikasikan tren bearish kuat (ADX_6=85.04). Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga mampu bertahan di atas support kunci Rp421, namun tekanan jual dari moving averages tetap dominan. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas, volume perdagangan rendah, dan exposure terhadap fluktuasi pasar crypto secara keseluruhan.
TAC Protocol saat ini diperdagangkan pada harga Rp55,268 dengan sinyal teknis keseluruhan BEARISH. Posisi harga berada di antara support S1 (Rp48) dan resistance R1 (Rp56), menunjukkan konsolidasi dalam tren turun jangka pendek. RSI_12 memberikan sinyal beli lemah di level 9.90, namun moving averages secara bulat bearish. Hold time rata-rata hanya 4 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek mendominasi. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan bias bearish. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support jika momentum jual melemah, namun risiko tinggi volatilitas dan likuiditas terbatas (market cap hanya Rp267,36M) membuat aset ini rentan terhadap pergerakan harga drastis. Investor harus memantau ketat level support kunci dan volume trading sebelum mengambil posisi.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Scroll adalah solusi Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas jaringan Ethereum. Solusi ini memanfaatkan teknologi zkRollup, sebuah metode yang berperan penting dalam mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan throughput transaksi di blockchain Ethereum. Dengan menggunakan zkRollups, Scroll bertujuan untuk mengatasi beberapa masalah utama yang dihadapi jaringan Ethereum saat ini, seperti gas fee yang tinggi dan kemacetan jaringan.
Selengkapnya di halaman SCR →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →