Perbedaan Scroll dan Slash Vision Labs: Scroll diperdagangkan di Rp355,89 (kapitalisasi pasar Rp67,7M, volume 24 jam Rp30,67M), sedangkan Slash Vision Labs diperdagangkan di Rp58,93 (kapitalisasi pasar --, volume 24 jam Rp2,31M). Perbedaan utamanya: suplai Scroll dibatasi (190M / 1B SCR (19%)), sedangkan Slash Vision Labs terus bertambah, dan Scroll lebih aktif diperdagangkan (Rp30,67M vs Rp2,31M). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Scroll selama 26 Hari dan Slash Vision Labs selama 10 Hari.
| SCR | SVL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp67,7M | -- |
Volume (24h) | Rp30,67M | Rp2,31M |
Suplai yang Beredar | 190M / 1B SCR (19%) | -- |
Typical Hold Time | 26 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Scroll adalah solusi Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas jaringan Ethereum. Solusi ini memanfaatkan teknologi zkRollup, sebuah metode yang berperan penting dalam mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan throughput transaksi di blockchain Ethereum. Dengan menggunakan zkRollups, Scroll bertujuan untuk mengatasi beberapa masalah utama yang dihadapi jaringan Ethereum saat ini, seperti gas fee yang tinggi dan kemacetan jaringan.
Selengkapnya di halaman SCR →Slash Vision Labs adalah platform pembayaran cryptocurrency yang dirancang untuk mempermudah penggunaan aset digital dalam transaksi sehari-hari. Sebagai pencipta kartu kredit berbasis crypto pertama yang sesuai regulasi di Jepang, Slash Vision Labs menjembatani keuangan tradisional dengan mata uang digital. Slash Card, bersama dengan token SVL, menjadi pintu masuk bagi pengguna baru di Jepang yang ingin menjelajahi dunia crypto. Dengan menghadirkan solusi pembayaran yang aman dan self-custodial, Slash Vision Labs memudahkan integrasi cryptocurrency ke dalam kehidupan sehari-hari.
Selengkapnya di halaman SVL →