Perbedaan Scroll dan StakeStone: Scroll diperdagangkan di Rp356,25 (kapitalisasi pasar Rp67,87M, volume 24 jam Rp30,52M), sedangkan StakeStone diperdagangkan di Rp682,27 (kapitalisasi pasar Rp153,3M, volume 24 jam Rp53,11M). Perbedaan utamanya: StakeStone jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Scroll, dan suplai beredar Scroll 190M / 1B SCR (19%) dibanding 225,3M / 1B STO (23%) milik StakeStone. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Scroll selama 26 Hari dan StakeStone selama 11 Hari.
| SCR | STO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp67,87M | Rp153,3M |
Volume (24h) | Rp30,52M | Rp53,11M |
Suplai yang Beredar | 190M / 1B SCR (19%) | 225,3M / 1B STO (23%) |
Typical Hold Time | 26 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Scroll adalah solusi Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas jaringan Ethereum. Solusi ini memanfaatkan teknologi zkRollup, sebuah metode yang berperan penting dalam mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan throughput transaksi di blockchain Ethereum. Dengan menggunakan zkRollups, Scroll bertujuan untuk mengatasi beberapa masalah utama yang dihadapi jaringan Ethereum saat ini, seperti gas fee yang tinggi dan kemacetan jaringan.
Selengkapnya di halaman SCR →StakeStone adalah protokol infrastruktur likuiditas terdesentralisasi yang dirancang untuk mengoptimalkan imbal hasil dan distribusi likuiditas di berbagai jaringan blockchain. Melalui solusi seperti LiquidityPad dan aset ETH/BTC yang menghasilkan imbal hasil, StakeStone memberdayakan penyedia likuiditas dengan peluang penghasilan yang efisien sekaligus memenuhi kebutuhan likuiditas khusus dari berbagai ekosistem dan protokol.
Selengkapnya di halaman STO →