Perbedaan Scroll dan MyShell: Scroll diperdagangkan di Rp365,64 (kapitalisasi pasar Rp69,27M, volume 24 jam Rp37,39M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp358,97 (kapitalisasi pasar Rp145,93M, volume 24 jam Rp84,39M). Perbedaan utamanya: MyShell jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Scroll, dan suplai beredar Scroll 190M / 1B SCR (19%) dibanding 409,1M / 1B SHELL (41%) milik MyShell. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Scroll selama 26 Hari dan MyShell selama 21 Hari.
| SCR | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp69,27M | Rp145,93M |
Volume (24h) | Rp37,39M | Rp84,39M |
Suplai yang Beredar | 190M / 1B SCR (19%) | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 26 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Scroll adalah solusi Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas jaringan Ethereum. Solusi ini memanfaatkan teknologi zkRollup, sebuah metode yang berperan penting dalam mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan throughput transaksi di blockchain Ethereum. Dengan menggunakan zkRollups, Scroll bertujuan untuk mengatasi beberapa masalah utama yang dihadapi jaringan Ethereum saat ini, seperti gas fee yang tinggi dan kemacetan jaringan.
Selengkapnya di halaman SCR →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →