Perbedaan Scallop dan Ripple: Scallop diperdagangkan di Rp119,79 (kapitalisasi pasar Rp24,21M, volume 24 jam Rp19,2M), sedangkan Ripple diperdagangkan di Rp17.889 (kapitalisasi pasar Rp1.119,11T, volume 24 jam Rp15,39T). Perbedaan utamanya: Ripple jauh lebih besar — sekitar 46225,1× kapitalisasi pasar Scallop, dan suplai beredar Scallop 160,8M / 250M SCA (65%) dibanding 62,7B / 100B XRP (63%) milik Ripple. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Scallop selama 14 Hari dan Ripple selama 69 Hari.
| SCA | XRP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp24,21M | Rp1.119,11T |
Volume (24h) | Rp19,2M | Rp15,39T |
Suplai yang Beredar | 160,8M / 250M SCA (65%) | 62,7B / 100B XRP (63%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 69 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token SCA memiliki kapitalisasi pasar Rp24,21 juta dengan suplai beredar 160,8 juta dari total maksimal 250 juta token (tingkat sirkulasi 65%). Data harga terkini tidak tersedia, namun token menunjukkan hold time rata-rata 14 hari yang mengindikasikan retensi jangka menengah. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook: Token menghadapi tantangan likuiditas rendah dan volatilitas tinggi dengan volume trading terbatas. Peluang terbatas pada potensi listing exchange baru, namun risiko utama mencakup likuiditas rendah dan eksposur regulasi crypto di Indonesia. Investor perlu waspada terhadap volatilitas ekstrem.
XRP saat ini diperdagangkan di Rp17.872 dengan sinyal teknis bearish yang kuat, turun 43% sejak awal 2026. Token ini mendekati support kritis di Rp17.570 setelah lima bulan berturut-turut merah. Meskipun ada adopsi institusional seperti Deutsche Bank dan Société Générale yang menggunakan XRP Ledger, tekanan jual masih dominan dengan moving averages menunjukkan 13 sinyal jual.
Outlook jangka pendek tetap bearish dengan risiko turun menuju Rp17.570. Peluang muncul dari ETF XRP yang mengumpulkan $1 miliar dan potensi bottoming pattern. Risiko utama adalah kelanjutan tren turun, tekanan regulator crypto, dan volatilitas tinggi yang khas untuk aset digital.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Scallop adalah protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) canggih yang dibangun di atas blockchain Sui. Protokol ini menawarkan berbagai layanan finansial, termasuk pinjaman, peminjaman, automated market making (AMM), dan manajemen aset. Dikembangkan oleh Scallop Labs dengan tim ahli di bidang DeFi, keamanan siber, dan fintech, Scallop didukung oleh investor ternama seperti CMS Holdings, 6th Man Ventures, KuCoin Labs, dan Mysten Labs. Selain itu, Scallop menjadi proyek DeFi pertama yang menerima hibah resmi dari Sui Foundation, menegaskan kualitas institusional dan fitur keamanannya yang kuat.
Selengkapnya di halaman SCA →Aset kripto yang diciptakan untuk menjadi alternatif yang cepat, lebih murah, dan lebih skalabel untuk aset digital lainnya dan platform pembayaran moneter yang ada seperti SWIFT. Juga merupakan aset digital asli di XRP Ledger — teknologi blockchain open-source dan terdesentralisasi yang dapat menyelesaikan transaksi dalam 3-5 detik.
Selengkapnya di halaman XRP →