Perbedaan Scallop dan Tellor: Scallop diperdagangkan di Rp167,56 (kapitalisasi pasar Rp26,28M, volume 24 jam Rp9,37M), sedangkan Tellor diperdagangkan di Rp269.825 (kapitalisasi pasar Rp750,08M, volume 24 jam Rp120,27M). Perbedaan utamanya: Tellor jauh lebih besar — sekitar 28,5× kapitalisasi pasar Scallop, dan suplai Scallop dibatasi (163,5M / 250M SCA (66%)), sedangkan Tellor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Scallop selama 13 Hari dan Tellor selama 34 Hari.
| SCA | TRB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp26,28M | Rp750,08M |
Volume (24h) | Rp9,37M | Rp120,27M |
Suplai yang Beredar | 163,5M / 250M SCA (66%) | 2,8M TRB |
Typical Hold Time | 13 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Scallop adalah protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) canggih yang dibangun di atas blockchain Sui. Protokol ini menawarkan berbagai layanan finansial, termasuk pinjaman, peminjaman, automated market making (AMM), dan manajemen aset. Dikembangkan oleh Scallop Labs dengan tim ahli di bidang DeFi, keamanan siber, dan fintech, Scallop didukung oleh investor ternama seperti CMS Holdings, 6th Man Ventures, KuCoin Labs, dan Mysten Labs. Selain itu, Scallop menjadi proyek DeFi pertama yang menerima hibah resmi dari Sui Foundation, menegaskan kualitas institusional dan fitur keamanannya yang kuat.
Selengkapnya di halaman SCA →Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →