Perbedaan Scallop dan Swell Network: Scallop diperdagangkan di Rp119,79 (kapitalisasi pasar Rp24,21M, volume 24 jam Rp19,2M), sedangkan Swell Network diperdagangkan di Rp10,89 (kapitalisasi pasar Rp57,51M, volume 24 jam Rp26,62M). Perbedaan utamanya: Swell Network jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Scallop, dan suplai beredar Scallop 160,8M / 250M SCA (65%) dibanding 5,2B / 10B SWELL (52%) milik Swell Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Scallop selama 14 Hari dan Swell Network selama 22 Hari.
| SCA | SWELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp24,21M | Rp57,51M |
Volume (24h) | Rp19,2M | Rp26,62M |
Suplai yang Beredar | 160,8M / 250M SCA (65%) | 5,2B / 10B SWELL (52%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 22 Hari |
Scallop adalah protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) canggih yang dibangun di atas blockchain Sui. Protokol ini menawarkan berbagai layanan finansial, termasuk pinjaman, peminjaman, automated market making (AMM), dan manajemen aset. Dikembangkan oleh Scallop Labs dengan tim ahli di bidang DeFi, keamanan siber, dan fintech, Scallop didukung oleh investor ternama seperti CMS Holdings, 6th Man Ventures, KuCoin Labs, dan Mysten Labs. Selain itu, Scallop menjadi proyek DeFi pertama yang menerima hibah resmi dari Sui Foundation, menegaskan kualitas institusional dan fitur keamanannya yang kuat.
Selengkapnya di halaman SCA →Swell Network adalah protokol liquid staking terdesentralisasi dan non-kustodian untuk Ethereum. Protokol ini mempermudah akses ke peluang DeFi sambil menjaga prinsip desentralisasi dan kebebasan dari sensor.
Selengkapnya di halaman SWELL →