Perbedaan Siacoin dan Yield Basis: Siacoin diperdagangkan di Rp11,05 (kapitalisasi pasar Rp621,42M, volume 24 jam Rp75,73M), sedangkan Yield Basis diperdagangkan di Rp1.362 (kapitalisasi pasar Rp179,99M, volume 24 jam Rp77,91M). Perbedaan utamanya: Siacoin jauh lebih besar — sekitar 3,5× kapitalisasi pasar Yield Basis, dan suplai Yield Basis dibatasi (132,4M / 1B YB (14%)), sedangkan Siacoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Siacoin selama 58 Hari dan Yield Basis selama 5 Hari.
| SC | YB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp621,42M | Rp179,99M |
Volume (24h) | Rp75,73M | Rp77,91M |
Suplai yang Beredar | 56B SC | 132,4M / 1B YB (14%) |
Typical Hold Time | 58 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Siacoin (SC) adalah token utilitas asli Sia, sebuah platform penyimpanan cloud terdistribusi dan terdesentralisasi berbasis blockchain. Sia bertindak sebagai pasar yang aman untuk penyimpanan cloud di mana pengguna dapat menyewa akses ke ruang penyimpanan mereka yang tidak terpakai. Tujuan utama proyek ini adalah untuk menjadi "tulang punggung lapisan penyimpanan internet."
Selengkapnya di halaman SC →YieldBasis adalah protokol DeFi yang dibangun di atas Curve Finance, memungkinkan pengguna memperoleh yield pada aset seperti Bitcoin dengan meminimalkan impermanent loss. Protokol ini menggunakan mekanisme leverage majemuk tetap 2× agar posisi LP mengikuti harga aset dasar secara 1:1. Token YB mendukung governance melalui model vote-escrowed (veYB) serta memungkinkan pemegangnya berbagi pendapatan protokol.
Selengkapnya di halaman YB →