Perbedaan Siacoin dan Tellor: Siacoin diperdagangkan di Rp11,07 (kapitalisasi pasar Rp622,83M, volume 24 jam Rp75,22M), sedangkan Tellor diperdagangkan di Rp269.825 (kapitalisasi pasar Rp748,34M, volume 24 jam Rp121,44M). Perbedaan utamanya: Tellor lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Siacoin 56B SC dibanding 2,8M TRB milik Tellor. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Siacoin selama 58 Hari dan Tellor selama 34 Hari.
| SC | TRB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp622,83M | Rp748,34M |
Volume (24h) | Rp75,22M | Rp121,44M |
Suplai yang Beredar | 56B SC | 2,8M TRB |
Typical Hold Time | 58 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Siacoin (SC) adalah token utilitas asli Sia, sebuah platform penyimpanan cloud terdistribusi dan terdesentralisasi berbasis blockchain. Sia bertindak sebagai pasar yang aman untuk penyimpanan cloud di mana pengguna dapat menyewa akses ke ruang penyimpanan mereka yang tidak terpakai. Tujuan utama proyek ini adalah untuk menjadi "tulang punggung lapisan penyimpanan internet."
Selengkapnya di halaman SC →Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →